Tampilkan postingan dengan label sedih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sedih. Tampilkan semua postingan

Senin, Desember 15, 2008

Cinta itu seperti bis....

Kata2 ini aq dapet dari Bulletin fs-nya Pak Hari...
dalem banget rasana.....remind me to someone...=(

Cinta itu sama seperti orang yang menunggu bis.
Sebuah bis datang, dan kamu bilang, "Wah.. terlalu penuh, sumpek,
bakalan nggak bisa duduk nyaman neh! Aku tunggu bis berikutnya aja deh."

Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, "Aduh
bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah.."

Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi seakan-akan dia
tidak melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi
kamu bilang, "Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku". Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.

Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.
Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya.
Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju! Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.
-----

Moral dari cerita ini: sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita. Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia.
Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon', tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita. Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat..tapi kamu masih bisa
berteriak 'Kiri' ! dan keluar dengan sopan.

Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung pada keputusanmu. Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu, dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong, kamu sukai dan bisa kamu percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu, kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu, agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya. Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang
sangat berharga dan sangat berarti. Bagimu sendiri, dan bagi dia.

Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu?

Jumat, September 26, 2008

apakah orang baik bisa masuk neraka?

hidup di lingkungan yang 'berbeda' selama nyaris 2 bulan ini, membuat saya mulai bertanya-tanya. bukan apa-apa, saya memang amat menikmati hari2 perkuliahan saya. meskipun kampus saya mayoritas berisi orang2 non muslim dan beda etnis, sedangkan saya seorang muslim Jawa tulen berjilbab, saya merasa puas dengan apa yang saya alami di sini. baru 2 bulan, saya sudah sangat mencintai kampus ini...

tapi kadang saya bertanya. ustadz2 saya dari dulu semua bilang...hanya orang muslim saja yang akan masuk surga. tidak dengan orang dari agama lain. bahkan, dalam sebuah hadits dikatakan bahwa 'seorang budak muslim lebih baik daripada orang merdeka yang nonmuslim'... Ouch, andai Anda tahu betapa saya menyayangi teman2, kaka2 kelas, dan dosen2 saya di sini. saya pun membayangkan, apakah nanti di akhirat saya akan melihat mereka menggapai-gapai, meminta tolong dari neraka? sementara saya di surga (iya kalo masuk, hehe) hanya bisa memandang mereka dengan sedih dan sakit karena tidak bisa melakukan apa2 untuk menolong? huhuhu....kalo itu yang terjadi saya nggak akan rela! saya nggak mau liat teman2, koko-cece, dosen2, dan orang2 baik di sini disiksa seperti itu...

apakah orang Islam, meskipun jahat, tetap masuk surga?
apakah orang bukan Islam, betapapun baiknya, tetap masuk neraka?

I hope I'll know...