Tampilkan postingan dengan label bingung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bingung. Tampilkan semua postingan

Rabu, Oktober 29, 2008

enakkah sibuk itu...

minggu lalu dengan nekat saia apply 3 wawancara sekaligus : sekretaris HMP manajemen, penyiar Beta FM, dan Capoeng community. karena berturut turut, rasana jadi gak ada ndredeg blass. scara pertanyaannya mirip2 gituhh...dan pertanyaan yang pasti ditanyakan adalah:
"berapa nilai kepemimpinan\ketelitian\komitmen mu dari skala 1~10"
busett...mangna saia perna ujyan matpel yang kaiak bgituan>>> yang gituan mah gak ada raporna...!!! (btw ni keyboard rada bejat, jadi tanda tanya saia ganti tanda >)

saia binun. entalah. masi banyak yang harusna saia kerjakan tapi lagi2 tyap berhadapan dengan kompie langsung browsing gak karuan!!!! I wasted my last 2 hours blog walking kmanah2 padahal harusna garap paper pangan!!!!!!!!! saia harus strict menghilangkan kebiasaan ini rasana. @.@

btw bukalah link ini:
http://learning.machung.ac.id/Lists/Sharing/Flat.aspx?RootFolder=%2fLists%2fSharing%2fWhat%20is%20your%20perception%20about%20AGNOSTICISM&FolderCTID=0x012002008B3F606076EBAD40A0E36466126BA4D4&TopicsView=http%3A%2F%2Flearning%2Emachung%2Eac%2Eid%2FLists%2FSharing%2FAllItems%2Easpx

munkin hanya mahasiswa\dosen\staf machung saja yang diizinkan membukana. saia gak taw. but try to read it all and see how crazy people have become. I'm sick of this, actually.

rasana ada yang pengin saia ungkapkan lebi panjang tapi....ahhhh saia masi punya banyak kerjaan why I keep bloggin!!!!!!!!!!!!!! >,<

Rabu, Oktober 22, 2008

I'm afraid...

tadi seorang teman baru saja menceritakan sesuatu yang menurutku cukup mengejutkan. di antaranya beberapa fakta soal kampus saia ini. kampus yang (sampai detik ini) saya cintai. tapi gak tau yah apa masih tetap seperti itu setela saya mengetahui kenyataan itu...emmm maksudna sampe perkataan itu terbukti benar.

sejauh ini fine2 aja sih. saia blum merasakan tanda2 ke arah situ. mungkin saia emang terlalu polos. menganggap pluralitas itu nyata dan saking bahagianya dengan pikiran2 'damai' itu jadi melupakan bahwa stiap orang punya bakat rasisme di dalam diri mereka. saia taw mungkin hal yang saia takutkan itu baru terjadi lama sekali, stidakna cukup lama sampai saia lulus dari sini.

tapi sejujurna, saia sedih.
sungguh. apa saia terlalu polos yah dengan menganggap smua orang bisa bersikap sama bahkan terhadap orang yang berbeda?

saia takut kebahagiaan yang saia rasakan ini hanya di awang2. saia takut hanya saia seorang yang menginginkan kedamaian dan keadaan ideal ini. saia takut apa yang saia rasakan ini hanyalah bagian dari taktik mereka, bagian dari rencana jangka panjang yang jauh lebih besar, yang--sayangnya--merugikan saia dan orang2 seperti saia.

sejujurna saia juga gak mau berpikir negatif. sungguh. saia tidak punya niat terselubung APAPUN dengan apa yang saia lakukan saat ini. saia tidak peduli dengan smua isu sensitif itu. saia melakukannya karena saia cinta. dan saia ingin lebih mengenal mereka. dan saia sungguh ingin bisa berteman dengan bermacam orang yang berbeda.

tapi kenapa, ternyata mereka masih tetap berusaha meng'eksklusif'kan diri dengan rencana besar itu? seolah2 qt hanya dibiarkan bersenang2 di awal tapi dibuang kemudian. saia pun takut jaminan kerja itu tidak berlaku bagi orang2 seperti kami. Tuhan...gak bisa kah mereka berhenti memikirkan diri mereka sendiri? maksud saia, kenapa sih kita tetap gak bisa bener2 berteman????????????????????????

Oke, sejak awal sharusna saia suda bisa menebak dari namanya. tapi ya sudahlah. mudah2an ini hanya isu. meskipun rasana sangat menyakitkan. menghadapi kenyataan bahwa kawan2mu slama ini ternyata suatu saat di masa dean akan berbalik menjadi musuhmu.

hahaha.
apakah slogan p******** i* m****** itu hanya OMONG KOSONG???????!!!!!!!!!!!!!!!

saia betul2 ingin berpikir positif.

Jumat, September 26, 2008

apakah orang baik bisa masuk neraka?

hidup di lingkungan yang 'berbeda' selama nyaris 2 bulan ini, membuat saya mulai bertanya-tanya. bukan apa-apa, saya memang amat menikmati hari2 perkuliahan saya. meskipun kampus saya mayoritas berisi orang2 non muslim dan beda etnis, sedangkan saya seorang muslim Jawa tulen berjilbab, saya merasa puas dengan apa yang saya alami di sini. baru 2 bulan, saya sudah sangat mencintai kampus ini...

tapi kadang saya bertanya. ustadz2 saya dari dulu semua bilang...hanya orang muslim saja yang akan masuk surga. tidak dengan orang dari agama lain. bahkan, dalam sebuah hadits dikatakan bahwa 'seorang budak muslim lebih baik daripada orang merdeka yang nonmuslim'... Ouch, andai Anda tahu betapa saya menyayangi teman2, kaka2 kelas, dan dosen2 saya di sini. saya pun membayangkan, apakah nanti di akhirat saya akan melihat mereka menggapai-gapai, meminta tolong dari neraka? sementara saya di surga (iya kalo masuk, hehe) hanya bisa memandang mereka dengan sedih dan sakit karena tidak bisa melakukan apa2 untuk menolong? huhuhu....kalo itu yang terjadi saya nggak akan rela! saya nggak mau liat teman2, koko-cece, dosen2, dan orang2 baik di sini disiksa seperti itu...

apakah orang Islam, meskipun jahat, tetap masuk surga?
apakah orang bukan Islam, betapapun baiknya, tetap masuk neraka?

I hope I'll know...