Tampilkan postingan dengan label presiden. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label presiden. Tampilkan semua postingan

Selasa, Desember 02, 2008

I'm proud of you, Mr President

pertama kali nama SBY muncul dalam pilpres 2004, waktu masih kelas 2 SMP, langsung saia dukung dia mati2an. gak tau knapa yah..kmakan iklan media kali?? ha-ha...anak SMP tau apa sih...emang waktu itu dia capres yang relatif 'fresh', jadi suka aja liatna. saia sampe gunting fotonya di koran trus dipajang di binder...huakaka SBY mania, that's what my friend called me at that time...

tapi makin lama waktu berlalu, perasaannya jadi ilang. SBY? biasa2 aja deh. BBM tetep naik, b'kali2 lagi. dan gak ada barang makin murah...dan idupku gak berubah2 amat. yaeyalah...
sempet sii beberapa temen bilang, "SBY keren loh. citranya di luar negeri bagus", "presiden yang pintar berdiplomasi", "tata bahasanya bagus" dsb hal2 yang saia gak segitu ngerti...lha masak iya saia mau nguntit dia trus tyap mau kunjungan ke luar?? chuappe deu...

tapi blakangan ini...perasaan bangga sama Bapak Presiden kok rada menguat yah?? trutama stela melihat sepak terjang beliau dalam menangani ketahanan ekonomi naisonal agar tak terpengaruh krisis global...(jyaaahhh) ini uda dijelasin di posting sbelumna yah...

truss, saia juga salut banget soal netralitas dia waktu Aulia Pohan ditahan ma KPK. I mean, gak biasa2na pejabat negara bersih nepotisme...ya ampun scara si Pohan kan bapaknya istrinya anaknya sendiri!!!!!!!!!!!!!!!!!!! kok bisa yah dia bersikap begitu adilnya??????????????? untuk seseorang yang memangku jabatan setinggi dia, ini nggak mudah loh Temaaannn!!! karena tau ndiri kan...smakin ke atas, 'tekanan' itu makin berat...

dan juga...dia concern nurunin harga BBM waktu harga minyak dunia uda turun...meski cuman 500 sih, tapi itu brarti dia pegang janjinya kan...dan tau gak Teman, ini pertama kalinya dalam sejarah Indonesia harga BBM bisa TURUN!!!!!

truss...dia bisa merealisasikan 20% APBN untuk pendidikan! wew...dari zaman ntu UUD dibikin ini nih yang paling sulit direalisasikan. emang sih 20% itu gak real, karena pada kenyataannya lebih banyak masuk ke pos DAU untuk gaji guru, bukan ke Depdiknas. but at least he tried...seenggaknya scara bertahap lah...

mungkin aja yah itu smua skedar strategi kampanye menjelang Pemilu 2009. hehehe. tapi gak mau deh suudzon dulu. berpikir positif ajah. sejauh ini, aku respek karena dia tipe Presiden yang gak banyak omong atau mengumbar janji. klo pidato keliatannya biasa2 aja dan kurang ber'api2' kaiak Pak Karno gitu...tapi baru nyadar di belakang klo ternyata dia uda kerja keras banget...dia uda berusaha ngelakuin yang terbaik buat rakyatnya...dan kita semua gak tau. media malah sibuk ngeributin kesalahan2 kecilnya. dan sekarang??

seandainya presiden Indonesia SAAT INI bukan SBY, DIJAMIN deh negara kita akan mengalami KRISIS kaiak 1998, bahkan jauh lebih parah.

Mr President, I'm really proud of you =)

Taun depan uda punya hak pilih...bakal pilih SBY ah!!! ^^

Kamis, November 06, 2008

Barack Obama, President of the World

Baca pidato kemenangan Barack Obama setelah menjadi presiden AS, bikin sedikit terharu... (Teman2 yang belum tahu pidato Obama bisa baca, sudah saya sertakan di attachment, versi asli dan terjemahan sekaligus. Pahami dan hayati, Teman. Teman akan merasakan betapa dahsyatnya kharisma seorang Obama, sungguh)

Jujur, Obama membuat Amerika terlihat sedikit lebih ramah dan menyenangkan. Seolah2, dalam diri Obama seluruh dunia bersatu: dari Kenya sampai Hawaii, dari Irlandia sampai Indonesia. Pernahkah ada presiden negara adidaya yang punya latar belakang campur2 seperti dia? Belum pernah. Hanya Obama.

Seluruh dunia tertarik pada Obama. Kenapa? Coz he's simply different. Obama BERBEDA dan berani MEMBUAT PERBEDAAN. See? Gak ada alasan untuk takut hanya karena kita berbeda. selama kita punya kemampuan dan kemauan, selalu ada yang bisa kita lakukan.

Obama membuktikan dengan sangat amat nyata, bahwa bukan zamannya lagi kesuksesan seseorang ditentukan dari warna kulit, etnis, ras, bentuk mata, bentuk rambut, dan semua perbedaan nggak penting yang menghalangi perdamaian dunia. Baru kali ini Amerika benar2 kelihatan sebagai negara demokrasi setelah sekian lama menindas negara lain atas nama kebebasan. this is the truly democration. Ketika orang2 bisa meraih apa yang seharusnya mereka raih, tanpa perlu khawatir akan apa yang sudah Tuhan berikan kepada mereka.

Teman2 bisa membayangkan ketika orang yang 3 abad lalu menjadi budak, tidak punya hak pilih, tinggal di kawasan kumuh sekarang BERDIRI sebagai PRESIDEN. ini sejarah, Teman. Sejarah terbesar Amerika setelah berhasil mendaratkan manusia di bulan.

Indonesia...kapan yah bisa seperti ini? Mentang2 orang Jawa mayoritas, sampe sekarang gak ada presiden yang bukan orang Jawa. Indonesia itu plural, banget. Amerika kalah plural sama Indonesia. Tapi kenapa sih kita gak bisa bersikap dewasa dan memberi ruang gerak bagi orang lain yang berpotensi? Kenapa sih kita gak bisa berpikir objektif and not judge people physicly by their appearance? Kenapa sih kita masih suka ribut2 dengan isu2 rasis berbau SARA alih2 memajukan pendidikan bangsa, misalnya?

Teman2 tahu pidato legendaris tokoh kulit hitam AS Martin Luther King, "I have a dream" ?
Coba baca sebentar...

"Saya punya mimpi bahwa suatu hari bangsa ini akan bangkit dan hidup sesuai dengan kredonya bahwa setiap orang memiliki hak yang sama."Saya punya mimpi bahwa empat anak saya suatu saat akan hidup dalam sebuah negara di mana dia tidak lagi dilihat dari warna kulitnya, tapi dari sikap tindak perbuatannya."Saya punya mimpi bahwa suatu saat di bukit Georgia ini anak-anak para budak dan anak-anak pemilik budak akan bisa duduk bersama di meja persaudaraan."Inilah harapan kita. Saatnya kita mengakhiri ketidakadilan rasial dan menuju kepada persaudaraan yang kokoh. "Kita harus mempercepat terwujudnya impian itu di mana seluruh anak-anak Tuhan: kulit hitam dan kulit putih, Yahudi dan Muslim, Protestan dan Khatolik, bisa bergandeng tangan dan bernyanyi seperti hymne spritual Negro: Bebas! Akhirnya Bebas!"

King mengumandangkan pidato itu pada 1963. Dan sekarang, 45 tahun kemudian, mimpinya itu telah terwujud.

Amerika baru saja memilih presiden untuk seluruh dunia. Barack Obama, President of the World. Dia memang tidak sempurna, tapi semoga dunia akan lebih damai dengan seorang multikulturalis memegang pucuk kepemimpinan negara adikuasa. Yes, we can!